Implementasi program dalam skala besar di tingkat sekolah kerap kali menghadirkan tantangan teknis tersendiri bagi pihak sekolah. Berdasarkan wawancara dengan sejumlah kepala sekolah dan guru di berbagai daerah, kekhawatiran utama tertuju pada bertambahnya beban administratif yang berpotensi menyita waktu mengajar.
"Fokus utama kami adalah memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal. Jika pengelolaan logistik harian dibebankan kepada guru tanpa adanya tenaga khusus, efektivitas jam mengajar di kelas dipastikan akan berkurang."
— A. Rahmansyah, Guru Sekolah Dasar di Jawa BaratSelain masalah pembagian tugas pendidik, standar kelayakan fasilitas pendukung seperti ruang penyimpanan makanan dan pengelolaan sampah sisa konsumsi juga menjadi sorotan serius di sekolah-sekolah dengan lahan terbatas.
Koalisi mengusulkan agar pemerintah menetapkan badan pengelola independen di luar struktur tenaga mengajar agar guru dapat tetap fokus pada tugas utamanya sebagai pendidik anak bangsa.